Dari kejauhan kudengar sayup-sayup suaraMu...
Aku tau itu Engkau, Gembalaku...
Yang memanggil aku dombaMU...
Aku mengenali suaraMU...
Kau membawaku ke padang rumput hijau...
Hamparannya luas membentang membuatku terpukau...
Sungguh tempat yang melimpah akan berkatMU...
Gembalaku, ajar aku untuk selalu mendengar suaraMU...
Dan juga turut pada bimbinganMU...
Gembalaku, bawa aku ke tempat kudusMU...
Dimana aku bisa berbaring dalam pelukan kasihMU...
Tampilkan postingan dengan label simbolisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label simbolisasi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 04 Agustus 2010
Untaian Mawar
Untaian mawar yang kurangkai...
Bagi Sang Ratu Pencinta Damai...
Tiap doa laksana sungai...
Yang mengalir membawa damai...
Untaian mawar yang merekah...
Ku persembahkan pada engkau, ya Ratu Surga...
Sebagai bakti dan sembah...
Kepada engkau, ya Bunda Allah...
Untaian mawar yang bersemi...
Mengingatkan cinta yang murni...
Dari Ratu yang rendah hati...
Yang sungguh patut diteladani...
Untaian mawar yang semerbak mewangi...
Memancarkan keharuman surgawi...
Mengingatkan pada tanah terjanji...
Taman indah yang terberkati...
Untaian Mawar...
Merekah...
Bersemi...
Semerbak...
Kurangkai...
bagi Bunda Allah yang kucintai...
(Kupersembahan kepada Bunda Maria, pada penutupan bulan Rosario 2009)
Bagi Sang Ratu Pencinta Damai...
Tiap doa laksana sungai...
Yang mengalir membawa damai...
Untaian mawar yang merekah...
Ku persembahkan pada engkau, ya Ratu Surga...
Sebagai bakti dan sembah...
Kepada engkau, ya Bunda Allah...
Untaian mawar yang bersemi...
Mengingatkan cinta yang murni...
Dari Ratu yang rendah hati...
Yang sungguh patut diteladani...
Untaian mawar yang semerbak mewangi...
Memancarkan keharuman surgawi...
Mengingatkan pada tanah terjanji...
Taman indah yang terberkati...
Untaian Mawar...
Merekah...
Bersemi...
Semerbak...
Kurangkai...
bagi Bunda Allah yang kucintai...
(Kupersembahan kepada Bunda Maria, pada penutupan bulan Rosario 2009)
Label:
Perayaan,
simbolisasi
Selasa, 03 Agustus 2010
Dehidrasi Rohani
Kekurangan tapi tidak terasa haus...
Juga tidak terasa lapar...
Harus dihidupi...
Tapi sering kali justru dibiarkan mati...
Kalau diingatkan hakekatnya...
baru sadar betapa pentingnya...
Banyak yang tau pentingnya..
Tapi lupa menjaganya...
Terkadang sampai sekarat...
Tapi terasa hanya sesaat...
Dehidrasi Rohani...
Membuat Kehidupan Rohani menjadi mati...
Maka kita semua harus berhati-hati...
Supaya itu semua tidak terjadi...
Juga tidak terasa lapar...
Harus dihidupi...
Tapi sering kali justru dibiarkan mati...
Kalau diingatkan hakekatnya...
baru sadar betapa pentingnya...
Banyak yang tau pentingnya..
Tapi lupa menjaganya...
Terkadang sampai sekarat...
Tapi terasa hanya sesaat...
Dehidrasi Rohani...
Membuat Kehidupan Rohani menjadi mati...
Maka kita semua harus berhati-hati...
Supaya itu semua tidak terjadi...
Label:
Ide,
Renungan,
simbolisasi
Senin, 02 Agustus 2010
Layang-layang Tuhan
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Tulangku ditekuk dan dibentuk...
Badanku diserut dan diraut...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Siap untuk diterbangkanNya...
Dari bawah ke tempat yang tinggi...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Hanya seutas benang tipis...
Yang menghubungkan aku dengan DIA....
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Yang bisa melihat banyak hal yang terjadi...
Karena aku terbang tinggi...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Menari-nari di udara...
Meliuk ke sana kesini karena tiupan angin...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
anginlah yang menjadikan aku dapat terbang tinggi...
Walau terkadang angin kencang membuat aku goyah dan ngeri...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Talilah yang menjadi doaku...
Karena talilah yang menghubungkan aku dengan pemilikku...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Walau kadang seolah tidak tampak...
Tapi aku sadar Tuhan-lah pemilik hidupku yang sesungguhnya...
Tulangku ditekuk dan dibentuk...
Badanku diserut dan diraut...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Siap untuk diterbangkanNya...
Dari bawah ke tempat yang tinggi...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Hanya seutas benang tipis...
Yang menghubungkan aku dengan DIA....
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Yang bisa melihat banyak hal yang terjadi...
Karena aku terbang tinggi...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Menari-nari di udara...
Meliuk ke sana kesini karena tiupan angin...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
anginlah yang menjadikan aku dapat terbang tinggi...
Walau terkadang angin kencang membuat aku goyah dan ngeri...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Talilah yang menjadi doaku...
Karena talilah yang menghubungkan aku dengan pemilikku...
Aku adalah layang-layang Tuhan...
Walau kadang seolah tidak tampak...
Tapi aku sadar Tuhan-lah pemilik hidupku yang sesungguhnya...
Label:
Ide,
simbolisasi
Langganan:
Postingan (Atom)