Rabu, 11 Januari 2012

Benteng Doa

Benteng merupakan bangunan untuk pertahanan selama peperangan. Idealnya benteng harus dibangun dengan kokoh sehingga tidak mudah diterobos atau bahkan dirubuhkan oleh pihak lawan. Manusia sudah membangun benteng beribu2 tahun yang lalu. Pada awalnya benteng dibuat secara sederhana (hanya tembok tebal), dalam perkembangannya benteng dibangun sesuai dengan kebutuhan sehingga akhirnya memiliki bentuk dan fungsi yang lebih kompleks. Tidak jarang benteng dilengkapi dengan peralatan yang canggih dan menara-menara pengawas, hal ini tentu menunjukkan betapa perlunya menjaga supaya benteng tetap kokoh berdiri. Dengan adanya menara, benteng selain untuk bertahan juga untuk memantau daerah sekitar.

Uraian di atas menggambarkan bagaimana seharusnya kita membangun kehidupan doa kita, bagaimana doa-doa kita menjadi benteng untuk melawan panah api si jahat, bagaimana doa-doa kita menjadi kubu pertahanan dari gempuran dunia dan kuasa-kuasa jahat dan bagaimana doa-doa kita menjadi pelindung bagi seisi kota yang kita jaga. Benteng doa kita harusnya dibangun dengan iman yang benar, yang taat dan yang setia sebagai batu-batu dasarnya dan dengan pertobatan dan silih  sebagai perekat yang kuat. Benteng doa harus dibangun dengan tinggi dan kokoh yang berarti pembangunan benteng harus dilakukan terus menerus (berdoa terus menerus tanpa jemu-jemu) tanpa  lupa memperbaiki bagian-bagian yang rusak (pembenahan kehidupan doa) karena tanpa fondasi yang kuat, benteng doa dapat runtuh rata dengan tanah sewaktu-waktu. 

Menara doa juga perlu dibangun untuk membantu kita memantau serangan lawan (kepekaan dalam hidup doa) sehingga kita semakin dimudahkan dalam mengetahui siapa yang menjadi lawan kita dan senjata serta jenis serangan seperti apa yang digunakan untuk menggempur benteng pertahanan kita. Dengan demikian kita semakin dimudahkan untuk mematahkan serangan lawan.

Dari filosofi membangun benteng kita belajar untuk berjaga-jaga dan waspada (mungkin saja musuh sebenarnya sudah hendak menyerang, namun hal itu tidak jadi dilakukan karena melihat benteng kita yang kokoh berdiri), lebih baik kita berprinsip membangun benteng tapi akhirnya tidak terpakai (tidak diserang musuh) daripada kita lengah dan kemudian musuh menyerang tanpa kita bertahan dengan benteng sehingga musuh masuk dan memporak porandakan semua yang ada. 



Senin, 09 Januari 2012

Kangen Pelayanan

Semalam aku melihat foto teman-teman pelayanan di Persekutuan Doa, sambil melihat satu per satu.... aku kembali merasakan kerinduan untuk pelayanan.... Rindu untuk bersatu hati berdoa dan berusaha memberikan sekecil apa pun untuk kemuliaanNya....

Aku disadarkan dalam 2 tahun terakhir ini aku terlalu asik dengan pekerjaanku.... pekerjaan yang menyita sebagian besar hariku... Terlalu asik cari duit...:P Tapi secara jujur aku akui, hidupku jadi membosankan.... Hari-hari cuma dihabiskan dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya.... Yang kadang pekerjaan tersebut juga sangat menguras tenaga dan emosi..... Hidup seolah hanya untuk mencari uang.....

Semalam aku mulai mendoakan supaya Tuhan boleh mengijinkan aku umtuk kembali melayani DIA dalam persekutuan doa.... Dan pikiranku mulai diisi dengan kemungkinan-kemungkinan pelayanan yang bisa kulakukan... Aku menjadi kembali bersemangat untuk menjalani hari-hari yang penuh dengan aktifitas pelayanan....

Semoga Tuhan mendengarkan niat baikku ini dan mengabulkannya.... :)

Senin, 02 Januari 2012

Doa di awal tahun

"semoga di sepanjang tahun ini, aku lebih bisa mendekatkan diri kepadaMu"
Itulah doa sederhanaku di awal tahun 2012 dan doa itu membawaku kepada pemikiran yang lebih realistis..... menjadi permenunganku.... "Apa yang akan Tuhan lakukan agar aku semakin dekat pada DIA?"


Ada begitu banyak cara Tuhan membuat kita semakin dekat pada DIA... salah satunya adalah dengan masalah...  Kadang masalah merupakan cara yang efektif buat Tuhan supaya kita mendekat padaNya.... Karena manusia adalah tipikal lemah yang suka mengadu.... suka cengeng... dan Tuhan tau itu :P


Kadang Tuhan sengaja membiarkan kita mengalamai masalah (-masalah) supaya kita sadar dari kesombongan kita, kita sadar dengan kerapuhan kita dan kita sadar bahwa kekuatan kita sendiri ada batasnya.... Ya, kita adalah manusia yang mempunyai kelemahan dan keterbatasan..... Toh bukankah dengan masalah yang ada hidup kita juga semakin berwarna (kadang kita malah bisa bersyukur dengan adanya masalah, karena adanya masalah itu mengkondisikan kita untuk belajar dan mendapat pengalaman yang berharga)....


Berangkat dari pemikiran itu, kita dihadapkan pada pilhan, mau melalui hidup (sepanjang tahun) ini dengan kekuatan sendiri atau memilih untuk menyertakan Tuhan... Masalah tetap akan ada, rintangan dan tantangan tak akan hilang.... yang berbeda hanya sikap dan cara pandang kita akan itu semua.... Mau pesimis atau optimis.... mau mengeluh atau bersyukur.... mau bersemangat atau hanya meratapi....


Pilihan tetap ada ditangan kita.... termasuk mau melibatkan Tuhan atau tidak....

Jumat, 23 Desember 2011

Natal bagiku

Kalau uda bulan Desember gini.... Pasti nuansa natal-nya berasa banget.... Natal menjadi semacam trend... Mulai dari yang paling profan sampai yang paling rohani.... Mal penuh dengan diskon dan Pernak Pernik serta pertunjukan natal (yang belakangan trend adalah Midnite sale dengan nama dan jargon apapun itu)... Stasiun TV aja pada ngga mau ngalah... Bikin acara dari yang mengusung nama tayangan perayaan Natal (mending kalau ada suasana Natal, kadang yang ditayangkan adalah film action yang penuh dengan kekerasan - asal seru, ngasal gakpapa).... Natal menjadi ajang cari uang juga bagi pedagang dan bank (peningkatan penggunaan kartu kredit meningkat lebih dari 20% dari biasanya), kadang kalau uda gini jadi mikir... Indonesia miskin dimananya? Pada belanja gila2an... Keluar Negeri juga bablas sampai setelah tahun baru.....

Natal juga sarat dengan refleksi dan biasanya pertanyaan besar tersebut adalah "apa makna Natal bagimu?"
Natal terkadang menjadi biasa saja.... Aku tidak terlalu tertarik dengan midnite sale (sudah beberapa tahun ini aku tidak beli baju baru untuk Natal).... acara2 TV (uda jarang nonton TV juga).... Bahkan dengan segala kesibukan persiapan Natal.... Natal bukan tidak spesial bagiku.... Tapi bagiku persiapan fisik untuk menyambut Natal tidak terlalu penting bagiku.... Bagiku yang lebih penting adalah menghadiri misa malam Natal dan merenungkan apa arti Natal bagi kehidupanku... Natal membawaku berefleksi tentang hubunganku dengan DIA yang terbaring di palungan.... Natal menjadi momen yang tepat untuk mengingatkanku melihat dengan kesederhanaan.... Ya, kesederhanaan menjadi kacamata untuk melihat.... Kesederhanaan menjadi barometer... Untuk apa pakaian serba baru... kalau hati masih berkutat dengan dendam lama.... Untuk apa merencanakan banyak hal-hal yang konsumtif.... kalau kelakuan dan tutur kata masih kalah dengan manusia primitif....  Natal bagiku adalah bagaimana kembali ke makna sesungguhnya.... Bagaimana Kristus menjadikan kesederhanaan sebagai tahtanya.... Kristus menjadikan kesederhanaan sebagai permulaan perutusannya.... Dan Kristus memulai perutusannya dengan berpihak pada mereka yang lemah, miskin dan terabaikan.... Pernahkah kita memikirkan mengapa Yesus lebih memilih Palungan daripada Hotel mewah atau istana megah? Karena uda ngga ada tempatkah? Karena ngga mampu bayarkah? Atau karena ngga telat booking tempat dan ngga dapet diskon khusus ( :P)?

Natalku mungkin tak sama dengan Natalmu....
Natalku mungkin terdengar membosankan bagimu...
Natalku adalah kesederhanaan....
Natalku adalah semangat persaudaraan....
Natalku adalah kebersamaan...
Natalku adalah relasiku dengan Tuhan....

Pohon Natal tak lagi kupasang....
Kelap kelip lampu kuganti dengan cahya bintang....
Tak ada acara tukar kado atau pesta pora Natal....
Yang ada hanya selebrasi dalam Misa malam Natal...

Semoga Natalmu menyenangkan....
Semoga Natalmu mencerahkan...

Life must go on

Ternyata sudah hampir setaun ngga nulis di blog ini....

Beberapa hal penting terjadi sepanjang tahun 2011... Bulan Mei ini aku resmi diangkat sebagai Notaris... Suatu pencapaian yang kupersembahkan kepada Papa yang sungguh memberi dukungan yang luar biasa pada karierku yang satu ini.... Di bulan Oktober aku memulai kantorku dengan keadaan yang serba sederhana dan serba seadanya.... Puji Tuhan masih bisa bertahan sampai hari ini.... Dan diakhir tahun ini aku berencana memulai usaha baru... Memproduksi kaos rohani (semoga berjalan lancar).... Banyak hal yang mungkin terjadi sepanjanga tahun ini.... Suka dan duka... semangat dan kejenuhan.... sibuk dan santai.... semua berjalan dan tak dapat diputar kembali.... Tapi begitulah hakikat dari kehidupan.... Kehidupan harus terus berjalan

" Life Must Go On"

Senin, 31 Januari 2011

namanya juga usaha

Seorang ibu berumur 66 tahun menghampiriku yang sedang menunggu klien di pelataran Lobi WTC Mangga Dua siang itu. Mengawali pembicaraan dengan bercerita bahwa ia datang ke daerah Kota untuk bertemu saudaranya yang berjanji akan membantu mengurus operasi katarak yang dideritanya, dan ternyata tanpa kabar saudaranya itu telah pindah tempat tinggal. Iaibu ini juga menurut pengakuannya mengalami sakit jantung (selama berbicara seringkali menarik nafas panjang dan mengatur nafas lebih dahulu).Singkat cerita, ibu ini minta bantuan kepadaku untuk mengongkosinya naik kereta pulang ke daerah Banten, dia juga mengaku bahwa dari pagi masih belum makan. Aku mengajaknya makan (karena aku lebih suka memberi bantuan secara langsung berupa makanan daripada memberi uang yang entah akan dipergunakan untuk apa juga), tetapi dia menolak dan minta mentahnya saja. Akhirnya aku memberinya ongkos yang sudah kuperkirakan lebih daripada hanya sekedar membeli tiket kereta api.Cerita belum berakhir, ibu ini masih saja duduk, dan mengutarakan niatnya mencari obat untuk sakit jantungnya di daerah dekat Ancol, akhirnya aku mengantarnya naik Angkot. Sembari menanti angkot, dia bertanya mengenai keluarga dan pekerjaan aku. Begitu dia mendengar pengacara (kadang aku memang lebih suka mengaku pengacara, karena profesi pengacara lebih dikenal oleh orang awam, daripada ribet jelasin soal kerja Notaris) reaksinya langsung: “wah banyak duitnya donk, tambahin lagi donk”, reaksiku dalam hati: “Maksoed Loe??” Haa... begitulah manusia, entah serakah atau usaha. Aku hanya tersenyum dan menjawab: Itu saja (uang yang tadi kukasih) sudah cukup koq. Tidak lama kemudian, angkot datang dan ibu ini pun berangkat. Mencari usaha yang lain mungkin.

Rabu, 17 November 2010

Wanita & Pria

Wanita adalah:

1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak"Ǘ, walau dengan penuh rasa sakit.
3. Orang yang merawatmu sampai tua.
4. Orang yang akan merawatmu pd saat kau sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal berpuluh" bahkan beratus" kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu. Bahkan ia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat kau menyakitinya, ia tetap berada ϑî sampingmu..
Sedangkan pria adalah..
1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pd saat kau sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih.
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.
Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan" yang kadang membuat mereka menyakiti 1 sama lain, dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.
Hidup itu singkat... Terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran... Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu, dan mengisi hari" kalian dengan penuh cinta, dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya?
Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti? :) Walaupun banyak hal, dimana kenyataannya tak mudah untuk dilalui, bahkan terkadang enggan untuk melaluinya.
Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : smangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk instropeksi &
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik ...
Dari air kita belajar ketenangan.....
Dari batu kita belajar ketegaran.....
Dari tanah kita belajar kehidupan.....
Dari kupu-kupu kita belajar mengubah diri.....
Dari padi kita belajar rendah hati.....
Dari TUHAN kita belajar tentang kasih yang sempurna......

Who is Your Superhero?


Judul di atas adalah tema yang bro dan sis PD Hiero, Atma request untuk dibawakan pada tanggal 10 November 2010... bertepatan dengan perayaan hari pahlawan...
Dari kantor di Gading Serpong dan tiba di kampus Atma Jaya pada pukul 11.30.... Aku memang datang lebih awal untuk menghadiri misa harian pada pukul 12.00 (nge-charge energi dulu dari Sakramen Ekaristi), misa harian diadakan di Kapel Lantai 13 Gedung KW, misa hanya berlangsung kurang lebih setengah jam... selesai misa, turun makan siang dulu (klo tadi charge energi rohani... skrg charge energi fisik)...

Jam menunjukkan pukul 14.00 saatnya PD dimulai... WL hari itu adalah Ria dengan singer Tono, Levina dan Yuli... Pada keyboard ada Angel.... seperti biasa PD diisi dengan lagu dan doa pembukaan... dengan puji-pujian (dan lagu sekolah minggu, naek kereta besar, supirnya Yesus, jalannya lurus...lol) dan juga tidak ketinggalan ada 3 kesaksian yang luar biasa dan sangat memberi semangat... luar biasanya lagi yang memberi kesaksian tanpa perlu dibujuk rayu alias inisiatif sendiri... PTL...

Setelah lagu penyembahan dan doa, tibalah saatnya firman Tuhan ditaburkan... Aku memulai dengan quotes: "with Jesus, everyday is special". Ya... setelah mendengar kesaksian dari Bro dan Sis, aku mendapatkan kata2 ini... Memang bersama Tuhan tiap hari adalah spesial...

Sesi itu aku mulai dengan bantuan slide... ada beberapa gambar superhero yang aku tampilkan, mulai dari superhero jaman dahulu (superman, batman, thor, flash,wonder woman ,dll) kemudian ada gambar spiderman, iron-man, hulk, sailor moon dan terakhir adalah gambar Naruto (superhero yang beberapa tahun terakhir sedang nge-top)...

Setelah gambar para Superhero ditayangkan, aku mengajak Bro dan Sis untuk memikirkan, apa yang menjadikan seseorang dapat dikatakan superhero? ada beberapa jawaban yang diutarakan... intinya meliputi ke3 hal ini... yang pertama adalah kemampuan... ya... kemampuan yang khusus seperti bisa terbang dan kuat layaknya superman, bisa menembakkan jaring laba-laba... atau bisa bergerak cepat seperti the flash... untuk menjadi Superhero diperlukan kemampuan yang super... kriteria kedua adalah motivasi... ternyata Superhero yang hanya mengandalakan kemampuan supernya tidak dapat dikatakan superhero jika dia tidak mempunyai motivasi yang baik dan benar... Lihat saja, para musuh Superhero, mereka juga punya kemampuan yang tidak kalah dengan para Superhero, tapi motivasilah yang membuat mereka berbeda, membuat mereka berada di pihak yang jahat... Kriteria ketiga adalah adanya dukungan dari pihak lain... Superhero  tanpa dukungan orang lain juga tidak ada artinya... seperti batman tanpa dukungan dari warga Gotham city... dia hanya manusia biasa dengan kostum hitam yang aneh... :P ato seperti ketika Spiderman dianggap "gagal" menjadi superhero di New York city tempat ia berdomisili...

Dari para Superhero fiktif itu... Slide beralih ke gambar Yesus... apakah Yesus termasuk Superhero? Dalam kitab suci dikisahkan Yesus melakukan banyak sekali mukjizat...  diantaranya mengubah air menjadi anggur... berjalan diatas air... menyembuhkan orang sakit... melipatgandakan roti dan ikan... mengusir roh jahat... menghidupkan orang mati... mengampuni dosa... menenangkan badai... Yesus mempunyai banyak kemampuan... Lantas itu semuakah yang menjadikan Yesus superhero? Jika kita menggunakan kriteria Superhero sebelumnya... maka kemampuan saja tidak cukup... kita juga harus melihat apa yang menjadi motivasi Yesusmelakukan semua hal-hal hebat tersebut di atas...

Dalam injil Yohanes 3:16, Yesus datang ke dunia karena diutus oleh Allah (Bapa) supaya manusia tidak binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal... ini  adalah motivasi awal dari perutusan Yesus ke dunia ini... Yesus datang untukmenyelamatkan manusia dari kematian kekal... Dalam karya penyelamatannya, Yesus banyak melakukan mukjizat, dan itu semua didasari karena hatiNya yang iba, hatiNya yang berbelas kasihan melihat penderitaan sesamaNya, hatiNya yang tidak tega melihat sesamaNya yang sedang susah... Yesus datang supaya kita memperoleh, bukan hanya hidup yang biasa-biasa saja, melainkan kita memperoleh hidup yang berkelimpahan (Yoh 10:10)... bahkan demi menyelamatkan manusia, Yesus rela mati di kayu salib untuk membayar lunas segala dosa-dosa kita... tidak seperti Superhero lainnya yang sebegitu berkorbannya... Yesus... memberikan diriNya sebagai korban... dan itu semua Yesus lakukan di dalam kasih... dalam 1 Kor 13:1-9, 13, Rasul Paulus menegaskan pentingnya kasih dalam setiap tindakan, tanpa kasih sehebat apa pun kemampuan yang kita miliki itu tidak ada artinya... tanpa kasih semua tidak ada gunanya sama sekali... kasih seharusnya menjadi motivasi utama kita dalam melakukan segala sesuatu... Mother Teresa pun mempunyai pendapat bahwa kita tidak dapat melakukan hal-hal yang hebat di duniaini, kita hanya melakukan hal yang sederhana dengan cinta (kasih) yang besar...

Dari uraian di atas, setiap dari kita juga bisa menjadi Superhero... Bahkan setiap kita dipanggil menjadi Superhero bagi orang di sekitar kita... Untuk menjadi Superhero... kita harus menyadari segala kemampuan yang kita miliki...setiap manusia diciptakan dengan bakat dan kemampuannya masing-masing, sesuai dengan porsi yang Tuhan percayakan untuk dikembangkan... menggunakan kemampuan yang diberikan dengan motivasi yang baik dan benar... kemudian kita juga membutuhkan dukungan dari orang-orang di sekitar kita, keluarga, komunitas teman, sahabat dan relasi... Tidak lupa kita juga harus selalu mengisi energi kita karena kita tidak bisa memberi apa yang tidak kita miliki... kita harus mengisi energi kita dengan Eat, Pray dan Love... dengan makanan, bukan hanya makanan fisik saja, melainkan makanan rohani yaitu Firman Tuhan dan Hosti Kudus... dengan doa yang merupakan kekuatan terbesar di dunia ini dan dengan kasih... Sebab Allah sendiri adalah kasih... sehingga ketika kita mengisi diri kita dengan kasih, secara otomatis kita mengisi kita dengan llah sendiri... dan wujud Allah yang paling nyata adalah dalam Hosti Kudus yang kita terima setiap kali kitamerayakan perjamuan Ekaristi...

Dalam lagu Mariah Carey yang berjudul "Hero"...dikisahkan ada hero yang bersembunyi dalam hati kita.. kita tidak perlu takut... karena selalu ada jawaban... dan setiap kesulitan yang kita alami akan menjadi sirna... karena ada hero di hati setiap  dari kita... Ya, dalam hati kita ada Kasih seperti yang ternyata dalam Roma 5:5, kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita... Kita yang memberi diri dibaptis telah menerima Roh Kudus... Roh Kasih... Roh Allah sendiri... sehingga ada Allahdidalam hati setiap dari kita... dan Allah-lah yang menjadi Superhero kita...    Akhirnya... Yesus kembali mengajak kita menjadi Superhero-Nya dengan seruan: "ready to save the world?"... Yesus membutuhkan kamu... Ya!! kamu... dan aku juga tentunya... :)


Selasa, 16 November 2010

untuk apa aku dendam

Kau lukai sampai ke relung hatiku...
Kau hancurkan cermin kepercayaanku...
Tak lagi ada yang bisa kukatakan...
Tak ada lagi yang perlu kulakukan...

Kau telah begitu merobek hatiku...
Seperti serpihan kertas yang tak berarti...
Kau lumatkan utuhnya perasaanku...
Dengan tindakan yang tak pernah kumengerti...

Aku tidak pernah tau isi kepalamu...
Aku tidak pernah tau apa perasaanmu ketika itu...
Kecewaku, pasti...
Marah pun bisa jadi...

Benci dalam benakku...
Sakit hati berbaur menjadi satu...
Tapi dendam nanti dulu...
Untuk apa semua itu...

Dendam seperti duri dalam hatiku...
Yang terus melukai hatiku...
Tusukannya membuat ngilu...
Menjadikan perasaan haru biru...

Untuk apa aku dendam...
Kalau itu semua hanya dipendam...
Lebih baik aku mengampunimu...
Karena Allah juga mengasihimu...

Aku tau itu tak pernah mudah...
Tapi aku selalu percaya...
Suatu saat semua akan berubah...
Jika kita mau berserah...

Karena Allah tidak pernah menyesal terhadap kita...
Walau banyak dosa kita...
DIA tak pernah juga dendam pada kita...
Atas siksa yang telah DIA derita...

--untuk apa aku dendam padamu, kalau DIA saja telah mengampuni aku dan kamu --


ahli waris salib

Pada hari Jum'at Agung, gereja melakukan penghormatan terhadap salib Kristus...
Tradisi yang dipertahankan sampai dengan saat ini...
Salib Yesus disembah dan dicium...
Diberi penghormatan...


Salib...
yang semula merupakan lambang pengkhianatan...
lambang kekejaman...
lambang kekejian...
lambang kematian...


Berkat sengsara, wafat dan kebangkitan Kristus...
Salib...
Diubah menjadi lambang kesetiaan...
Lambang kasih yang tak berkesudahan...
Lambang kebangkitan yang mulia...
Lambang kemenangan sejati...


Salib menjadi tanda yang sangat berarti bagi umat Kristiani...
Umat yang mengakui diri sebagai pengikut Kristus...
Salib menjadi kebanggaan umat kristiani...
Karena Salib mempunyai arti tersendiri...


Berkat salib pulalah kita diangkat menjadi anak...
Kita bukan lagi menjadi hamba yang tidak mengerti apa-apa...
Dan jika kita adalah anak-anak Allah...
Kita juga merupakan Ahli Waris...


Dalam pembagian warisan...
Anak selalu ditempatkan menjadi posisi prioritas...
Posisi yang didahulukan untuk menerima harta warisan...
Karena anak adalah yang paling utama...


Kita sebagai anak-anak Allah...
Mewarisi harta Allah...
Salib merupakan harta Allah...
Jadi kita juga mewarisi salib dari Allah...


Tetapi...
Salib tidak selalu mengenakan...
Salib tidak selalu berarti kenyamanan...
Perlu disadari...
Salib juga merupakan pengorbanan...
Salib juga memberi diri...


masihkah kita mau mewarisi salib??
masihkah kita mau menjadi anak-anak Allah??
Renungkanlah....


-- Sebab dengan salib suciMU Engkau telah menebus dunia --
(pada Jum'at Agung 2 April 2010)


Ketidakpercayaan

Hampir semua manusia pernah mengalami yang namanya ketidakpercayaan...
Tidak percaya dengan orang tua...
Tidak percaya dengan sahabat...
Tidak percaya dengan dirinya sendiri...
Bahkan... Tidak percaya dengan Tuhan...

Pernah mengalami itu??
Jujur.... saya pernah....

Saya pernah tidak percaya dengan mama saya untuk jangka waktu yang cukup lama...
Waktu itu usia saya sekitar 10 tahun...
Saya sharing ke dia tentang perasaan saya...
Saya bercerita bagaimana perasaan saya tentang papa saya...
Dan saya meminta mama untuk merahasiakan itu...
Mama memang punya tujuan yang baik...
Menyampaikan apa yang saya rasakan kepada Papa...
Supaya papa bisa mengerti saya...
Dan saya bisa semakin dekat dengan Papa...
Tapi ternyata....
Diluar dugaan...
Papa marah besar...
Dan akibatnya..... saya terluka...
Saya menjadi tidak percaya dengan Mama saya...


Dalam setiap perkenalan dan pertemanan...
Saya selalu menaruh takaran kepercayaan yang sama...
Saya percaya kepada setiap orang yang saya kenal....
Dengan takaran yang sama...
Tapi seiring waktu...
Kepercayaan itu menjadi naik dan turun...
Bertambah dan berkurang...
Karena sikap dan tindakan satu dengan yang lain...
Banyak kali saya juga menjadi tidak percaya dengan sahabat dan teman saya...


Disaat-saat tertentu...
Saya juga punya masalah dengan tidak percaya diri...
Saya bisa merasa hidup saya menjadi tidak ada artinya...
Saya merasa saya belum menjadi apa-apa...
Saya merasa saya harusnya lebih berhasil dari sekarang...
Lebih baik dari keadaan yang sekarang...
Dan saya menjadi tidak percaya dengan diri saya sendiri...


Saya pun pernah mengalami kondisi tidak percaya dengan Tuhan...
Krisis iman istilah lainnya...
Saya menjadi goyah...
Dan mudah sekali menyerah...
Menganggap semua yang saya lakukan harus dengan kemampuan saya sendiri...
Saya merasa Tuhan tidak berdaya...
Tuhan tidak menolong...
DIA.... tidak peduli...
bahkan... DIA tidak ada....


Namanya ketidakpercayaan itu datang dan pergi...
Banyak faktor yang mempengaruhi...
Suasana hati...
Kondisi...
Relasi...


Saya sangat bersyukur...
Saya mempunyai Tuhan yang begitu mengasihi...
Begitu sabar terhadap kelemahan saya yang satu ini...
DIA sungguh Allah yang setia dan penuh kasih...

Ketika relasi saya dengan orang tua sedang tidak baik...
DIA merancangkan kondisi-kondisi dimana saya bisa mensyukuri bahwa saya masih mempunyai orang tua...
Ketika saya punya masalah kepercayaan dengan teman saya...
DIA mengingatkan saya tentang teladan seorang sahabat yang dapat dipercaya...tentang seorang sahabat yang memberikan nyawaNya....
Ketika saya mengalami rasa tidak percaya diri...
Tuhan menyadarkan saya bahwa saya adalah unik dan berharga dimataNYA... saya diciptakan seturut citra Allah...
Dan ketika Saya tidak percaya kepada DIA...
DIA memeluk saya dengan kasihNYA... sampai saya merasa sungguh dicintai....

Sungguh Allahku dapat kupercaya...
Dengan caraNYA...
DIA menggantikan ketidakpercayaanku...
Menjadi pujian dan syukurku...



Untuk seseorang...

Aku dan kamu....
berbeda tentu...
Kita bisa bersatu...
Tunggu saja sang waktu
Yang akan menjadi penentu...

Tiap waktu...
Hanya terpikir kamu...
Apa yang sedang dalam hatimu...
Apakah itu aku...
Atau hanya kamu dan kamu...
dengan segala duniamu...

Kadang aku malu...
Tapi aku juga mau kamu tau...
bahwa ada sesuatu...
sesuatu yang begitu mengisi hatiku...
Itukah yang namanya rindu...

Aku dan kamu...
bisakah saling membantu...
dalam suka duka hidupku dan hidupmu..
menjalani hidup yang penuh lika dan liku...

Doa dan pintaku...
Semoga aku menjadi yang terbaik untukmu...
Begitu juga kau menjadi yang terbaik bagiku...
Dan sempurnalah semua itu...

Untukmu seseorang...
Jangan begitu saja hilang...
Setelah kau timbulkan rasa sayang...
Pada diriku yang selalu terbayang...


Setulus apa?

Pernah merasa kecewa atau marah dengan seseorang??

Karena bersikap tidak sesuai dengan harapan kita...tidak sesuai dengan perkiraan kita.... atau tidak sesuai dengan tebakan kita??

Coba sekarang cek diri kita..... cek pikiran kita.... cek sikap kita sendiri....
Apakah kita melakukannya karena mengharapkan sesuatu?? mengharapkan sesuatu yang sesuai dengan pikiran kita?? atau berharap sesuatu yang lebih??

Jangan-jangan ada yang namanya "ketidaktulusan"
Ketidaktulusan mengakibatkan kita menjadi...
kecewa...
marah...
jera...

Maka supaya tidak mengalami kekecewaan... kemarahan....

Kita harus memiliki ketulusan...
Ketulusan dalam berucap...
Ketulusan dalam bersikap...
ketulusan dalam memberi...
dan ketulusan dalam bertindak...

Jika ketulusan sudah dimiliki....
Kita tidak akan mempermasalahkan...
Kita tidak akan mengkritik...
Kita tidak akan kecewa...
Kita tidak akan marah...
apa pun yang nantinya akan kita terima... apapun yang akan kita hadapi...

Karena dengan ketulusan...kita menjadi pribadi yang bebas... apa pun balasannya.... kita tidak mempermasalahkannya...

menghadapi kejujuran

pernah dengar kalimat ini: "kejujuran terkadang menyakitkan..."??
Tapi apakah setiap kejujuran pasti menyakitkan??

Hidup ini terdiri dari masa lalu, sekarang dan masa depan....
Kejujuran sangat erat kaitannya dengan masa lalu... masa lalu seseorang...
entah itu masa lalu yang kelam... atau masa lalu yang penuh dengan kebahagiaan dan kebanggaan...

Hidup ini juga bercerita banyak tentang kejadian dan peristiwa...
entah yang menyenangkan atau yang menyedihkan...
yang menyenangkan membuat kita bangga.... bernostalgia...
yang menyedihkan membuat kita menjadi malu... kecewa... marah.... bahkan terluka....

sebagian besar orang akan menyetujui jika ditanya: "perlukah orang bersikap jujur??"
hampir semua bahkan berpendapat.... "katakan kejujuran walau terasa pahit"
tapi pernahkah kita bertanya kepada diri kita sendiri: "beranikan saya juga jujur terhadap orang lain??"
jujur terhadap diri kita sendiri....
jujur terhadap tindakan kita...
jujur terhadap pikiran kita...
jujur terhadap perasaan kita...
jujur terhadap keadaan kita sebagai manusia yang tidak sempurna...

Jika menyangkut hal-hal yang menyenangkan... yang membanggakan....
sangat tidak sulit untuk mengutarakannya dengan leluasa.... tanpa beban...
tapi bagaimana dengan hal-hal yang menyedihkan...yang mengecewakan...
ingin melupakannya?? ingin melarikan diri dari keadaan?? ingin menyalahkan sekitar dan membela diri??

Banyak dari kita tidak berani jujur...
karena takut kehilangan...
karena takut dihina...
karena takut ditertawakan...
karena takut ditolak...
karena takut dianggap aneh...
karena takut dijauhi...
karena takut dimusuhi...

Memang ada berbagai reaksi manusia...
menanggapi kejujuran...
ada yang bersikap biasa saja...entah karena terbiasa... atau karena tidak perduli...
ada yang bersikap berlebihan... menghakimi... bahkan memusuhi...
ada yang bersikap menerima... mengampuni.... memaklumi... memahami...
ada yang bersikap menghargai... menghargai keberanian.... dan ketegaran...

hidup ini adalah pilihan...
termasuk pilihan untuk bersikap jujur atau tidak...
mari kita merefleksikan kejujuran dalam hidup kita...
beranikah saya dengan jujur menghadapi kejujuran??


Pilihan

hitam atau putih...
baik atau buruk...
benar atau salah...
dingin atau panas...
panjang atau pendek...
kanan atau kiri...
atas atau bawah...
tidur atau bangun...
pagi atau malam...
siang atau sore...
basah atau kering...
lari atau jalan...
diam atau gerak...
bicara atau bungkam...
riuh atau rendah...
ramai atau sepi...
gempita atau sunyi...
lama atau sebentar...
hidup atau mati...
kuliah atau kerja...
istirahat atau bekerja...
insani atau Illahi...
pergi atau tinggal...

setiap saat...
setiap waktu...
pilihan selalu ada...
bahkan disaat tertentu...
kita dihadapkan pada pilihan...
memilih atau tidak memilih...

Hidup ini adalah tentang pilihan...
pilihlah selagi ada kesempatan...
dan kemudian jangan lagi menyesali...
karena semua pasti punya konsekuensi...


Selasa, 26 Oktober 2010

Unsur-unsur doa Rosario

Doa Rosario umat Katolik memiliki unsur: doa Aku Percaya, doa Bapa Kami, doa Salam Maria, doa Kemuliaan kepada Bapa

1. Doa Aku Percaya
Doa Aku Percaya adalah doa yg mengawali doa Rosario. Di dalam doa Aku Percaya termuat intisari semua kebenaran iman Kristiani. Dan iman merupakan awal terciptanya relasi dengan Allah sekaligus menjadi pintu bagi segala keutamaan. Dengan mendoakan doa Aku Percaya, kita menyatakan dan mengamini semua kebenaran iman itu

2. Tiga Sapaan sebelum doa Salam Maria
Tiga sapaan doa sebelum doa Salam Maria pertama dimaksudkan membangkitkan tiga keutamaan ilahi yaitu: iman, harapan dan kasih. Ketiga keutamaan ini benar-benar hidup dalam diri Maria.

a. Salam Putri Allah Bapa
Sapaan Salam Putri Allah Bapa untuk menunjukan relasi khas Maria dengan Allah Bapa sejak semula telah memilih Maria untuk menjadi ibu Yesus. Dan Maria menerima kehendak Allah tersebut dengan berkata:”Sesungguhnya aku ini adalah hambah Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu itu”. (Luk. 1:38)

b. Salam Bunda Allah Putra
Sapaan Salam Bunda Allah Putra untuk menunjukan relasi khas Maria dengan Allah Putra. Maria adalah ibu Yesus. Sebagai ibu, ia mengandung, melahirkan dan menyertai Yesus hingga Yesus wafat di salib.

c. Salam Mempelai Allah Roh Kudus
Sapaan Salam Mempelai Allah Roh Kudus untuk menunjukan relasi khas Maria dengan Roh Kudus. Tatkala Maria menimbang penuh tanda tanya dalam hati bagaimana ia akan mengandung, melahirkan dan menjadi Bunda Allah, Allah dengan perantaraan Malaikat Gabriel bersabda: “Roh Kudus akan turun, dan kuasa Allah Yang Maha Tinggi akan menaungi engkau, sebab itu anak yang akan kau lahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah”. (Luk. 1:35)
Roh Kudus tersebut terus menuntun, hidup dan berkarya dalam diri Maria. Dengan kekuatan Roh Kudus itu, Maria menemani para murid sesudah Yesus wafat, bangkit dan naik ke Surga, dalam menantikan turunnya Roh Kudus atas diri para murid (bdk. Kis. 1:6-14)

3. Doa Bapa Kami
Doa Bapa Kami adalah doa yang diajarkan Yesus kepada para muridNya. Doa ini berisi pujian dan permohonan kepada Allah Bapa. Dalam doa ini, Yesus mengajak para muridNya untuk menyapa Allah sebagai Bapa sekaligus Ia mengajak mereka untuk membangun relasi mesra dengan Allah Bapa tersebut. Lewat doa ini, kita selaku para murid Yesus meminta kepada Tuhan, semua kebutuhan kita, dengannya kita memuliakan Dia, mengangkat hati kita dengan Allah. Dengan demikian kita dituntun dalam relasi: Allah menjadi Bapa kita dan kita semua diangkat menjadi anak-anakNya.

4. Doa Salam Maria
Doa Salam Maria terdiri dari salam Malaikat Gabriel dan Pujian Elisabeth terhadap Maria.
Bagian pertama doa ini mengungkapkan keluhuran Maria sebagai pribadi yang penuh rahmat, disertai Tuhan terpuji di antara semua wanita karena ia berkenan menjadi ibu Yesus
Bagian kedua doa ini berisi permohonan agar Bunda Maria senantiasa mendoakan kita baik waktu kita masih hidup maupun setelah kita meninggal dunia. Jadi dengan mendoakan doa ini kita mengagungkan Maria sekaligus memohon kepada Maria untuk menjadi pendoa kita.

5. Doa Kemuliaan kepada Bapa
Doa Kemulian kepada Bapa yang secara liturgis merupakan doa doksologi. Doa ini merupakan suatu bentuk ungkapan pujian kepada Allah Tritunggal. (Rom. 16:27 ; Ef. 3:20-21)
Doa ini ditambahkan dalam doa Rosario karena doa Rosario merupakan pengganti pendarasan Mazmur dalam Ibadat Harian, yang selalu ditutup dengan doa Kemuliaan kepada Bapa. Demikian pula pada akhir setiap puluhan doa Rosario diakhiri dengan doa Kemuliaan kepada Bapa yang merangkum ungkapan pujian kepada Allah Tritunggal, Bapa, Putra dan Roh Kudus


Sumber: "Percikan Kasih" Gereja Kristus Raja, Surabaya

Senin, 27 September 2010

Mari ber-Ekaristi dengan baik dan benar

1. Masuk ke Gereja membuat tanda salib. Jgn buru2, tetapi hayatilah dan syukurilah bahwa karena rahmat Baptis anda bisa bergabung ke dlm persekutuan Gereja. Jgn membiasakan memberi air suci pada orang lain dgn mengulurkan jari anda. Ketika anda dibaptis anda dipanggil dgn nama pribadi anda, berarti sgt personal, maka tanda salib jgn dibuat dgn asal2an

2. Perayaan Ekaristi/ Misa Kudus  adalah rangkaian doa. Maka tanda salib hanya dilakukan pada AWAL dan AKHIR MISA KUDUS saja yaitu ketika imam memulai dan mengakhiri misa. Jangan buat tanda salib banyak2.

3.  Ketika doa pembukaan (dan pada kesempatan lain yg disediakan), sampaikanlah ujud pribadi anda dalam hati. Pada zaman dahulu, kesempatan ini diisi dgn doa spontan oleh umat yg hadir, yg akhirnya ditutup oleh imam.

4. Tanda salib yg dibuat sebaiknya tanda salib besar, yaitu dgn menyentuh pusar (sebagai lambang inkarnasi Kristus). Tidak membuat tanda salib ketika imam memberi absolusi umum ("...semoga Alah mengasihani kita...dst.."), karena yg kita ikuti adalah Misa Kudus bukan Sakramen Tobat.

5. Berlutut sebelum duduk, jgn asal2an, jgn hanya membungkuk, kecuali terpaksa. Yang ada di depan anda adalah Kristus sebenar2nya dalam rupa Hosti  di Tabernakel. Ingatlah sejenak juga akan inkarnasi Kristus. Hosti dalam Tabernakel, bisa diasosiasikan dgn Kristus dalam rahim Maria

6. Nyanyikanlah Tuhan Kasihanilah kami dan Kemuliaan dengan penuh hormat. Harap diingat bahwa Kemuliaan adalah kidung malaikat di padang Efrata ketika kelahiran Kristus. Jadi, mohon dinyanyikan dengan penuh sukacita dan hormat

7. Bacaan kitab suci yg dibacakan dr ambo (mimbar) adalah waktu Allah berbicara dan kita mendengarkan, yaitu menyimak dengan penuh perhatian. Jika paroki anda menyediakan teks misa, anda lebih baik membaca kutipan bacaan sebelum misa dimulai. TATAP lektor/imamnya karena Allah sedang berbicara pada anda.Komunikasi yg baik dalam percakapan  adalah SALING MENATAP bukan? PEMBACAAN INJIL -dan bukannya homili - adalah PUNCAK LITURGI SABDA. Harap diingat, suara yg anda dengar adalah Suara Kristus sendiri karena imam bertindak IN PERSONA CHRISTI (mewakili Kristus sepenuh-penuhnya)

9. Mohon menyanyikan KUDUS dengan sepenuh hati, dengan keagungan, jangan asal2n. Dikarenakan bahwa ketika menyanyikan/mengucapkan KUDUS kita bergabung dengan seluruh penghuni surga yang memuji Allah tak henti.

8. Ketika konsekrasi (Hosti diangkat dan Piala diangkat) anda boleh mengangkat kedua tangan yg terkatup seperti ritus  ibadat di pura Hindu, NAMUN SEBENARNYA berlutut sudah merupakan ungkapan PENYEMBAHAN. Harap diingat,  Suara yg anda dengar (Inilah TubuhKU, Inilah darahKU, adalah Suara Kristus sendiri. Lagi, hal ini dikarenakan Imam bertindak IN PERSONA CHRISTI.  Jadi? Tataplah Hosti dan Piala itu dgn penuh hormat, yakinkan pada diri anda kalau itu adalah Kristus sendiri, bukannya sibuk dengan permohonan dalam hati.

9. Ketika imam mengucapkan/menyanyikan : "Dengan perantaraan Kristus, bersama dia, dan dalam Dia...dst..." IKUTILAH DALAM HATI. TATAPLAH HOSTI DAN PIALA YG DIANGKAT.  Ketika "AMIN" dinyanyikan (dlm bahasa inggris disebut THE GREAT AMEN"). Mohon dinyanyikan dengan sepenuh hati, dengan suara terindah yg anda miliki. Dikarenakan bahwa THE GREAT AMEN ini adalah PUNCAK LITURGI EKARISTI.

10. Jangan menadahkan tangan seperti imam, pada waktu berdoa atau menyanyikan  Bapa Kami.  Dikarenakan imam sedang berdoa atas nama Gereja atau IN PERSONA ECCLESIA.  Sikap yg benar adalah mengatupkan tangan, tanda berdoa.

11. TIDAK MENGUCAPKAN DOA PRESIDENSIAL (yg boleh diucapkan oleh imam saja) doa: "..jgn perhitungkan dosa kami tetapi perhatikanlah iman GerejaMu" CUKUP DIAMINKAN.

12. Ketika menerima komuni, TATAPLAH terlebih dahulu hosti yg diangkat sebelum ditaruh di tangan anda. AMIN HARUS DIUCAPKAN DENGAN PENUH IMAN.

13. Tidak perlu ikut menghormat ketika imam menghormati Tabernakel dan altar. (Ini hanya kebiasaan di Indonesia tapi bukan ritus romawi resmi) 

14. Tanda salib pada saat keluar Gereja, sebenarnya tidak perlu dilakukan. Tanda salib sebelum anda masuk sebenarnya kurang lebih berfungsi seperti wudhu, yaitu untuk menyucikan (dan mengingatkan akan Baptis). Ketika anda selesai misa, Kristus  sudah masuk dalam tubuh anda. Tetapi tidak ada salahnya kalau dilakukan, asal jgn karena latah, namun harus disertai kesadaran iman, bahwa anda kini diutus untuk mewartakan karya salib Kristus lewat perkataan dan perbuatan.

Anda harus menjadi contoh bagi orang lain. Jangan takut untuk mensosialisasikan hal2 di atas pada siapa saja yg menghadiri misa bersama anda.
Tambahan : Sampaikan dengan sopan pada saudara dari persekutuan gerejawi lain (Protestan) agar mereka tidak ikut mengambil komuni, namun boleh menerima berkat seperti katekumen yaitu dengan menyilangkan tangan di depan dada, sehingga yang memberikan komuni tahu bahwa dia bukanlah seorang katolik. Ini disebabkan komuni hanya diperuntukkan bagi mereka yg berada dalam persekutuan penuh dengan Uskup Roma (Paus sebagai penerus Petrus)

Tambahan bagi perempuan katolik: Jangan merasa terhalang menerima komuni jika anda sedang mengalami datang bulan. Tuhan Yesus tidak mempermasalahkan sesuatu yg manusiawi. Konsep terhalang karena datang bulan hanya ada di tetangga seberang.

Salam damai selalu

Jumat, 10 September 2010

aku dan dia

aku dan dia...
saling menyapa...
dengan canda dan tawa...

aku dan dia...
memberi warna...
dengan senyum dan kata...

aku dan dia...
memaknai kemurnian cinta...
dengan saling menjaga...

aku dan dia...
manusia yang fana...
berusaha menjadi sempurna...

aku dan dia...
saling berbagi rasa...
dalam suka dan duka...

aku dan dia...
saling mencinta...
dan kami bahagia...

aku dan dia...
manusia biasa...
dengan Allah yang luar biasa...


Tubuhku bait Allah

Banyak yang dunia ini tawarkan...
Banyak juga yang menggiurkan...
Mulai dari yang mencari kesenangan...
Sampai yang ketagihan...

Dunia belakangan hari ini...
Semakin menawarkan kepuasan diri...
Dari alasan seni...
Sampai ke pengakuan diri...

Tubuh dieksploitasi dengan berbagai tujuan...
Dari bisnis jalanan...
Sampai di kamar hotel berbintang...

Manusia dilucuti dengan pornografi...
Dari tayangan internet dan DVD...
Sampai dengan yang ketagihan mastrubasi...

Apakah kaum muda hanya berdiam diri...
Atau malah terus terjebak dalam mencari jati diri...
Mari menjadi solusi...
Bagi generasi ini...

Tubuh kita adalah Bait Allah...
Tempat semua berkat tercurah...
Jangan sia-siakan masa muda ini...
Mari ambil bagian dalam sejarah ini...

Katakan tidak pada pornografi...
Katakan tidak pada masturbasi...
Mari kita menjaganya tetap suci
Karena Tubuh kita adalah Bait Illahi ...



Syukuri dan sayangi yang sudah ada padamu

Jika kamu memancing ikan....
Setelah ikan itu terkait di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu....
Janganlah kamu lepaskan ia ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh tajamnya mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang...
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu....

Jika kamu menampung air biarlah apa adanya, jangan terlalu mengharap pada tempatnya dan janganlah menganggap ia begitu teguh....cukuplah sekedar untuk keperluanmu....
Apabila sekali ia retak....tentu sukar untuk menambalnya seperti sedia kala
Akhirnya ia dibuang....Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah apa adanya....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa....
Anggaplah dia manusia biasa.
Apabila sekali dia melakukan kesalahan bukan mudah bagi kamu untuk memaafkannya....
akhirnya kamu akan kecewa dan meninggalkannya.

Apabila kamu bisa memaafkannya, mungkin hubunganmu akan bisa selamanya dan terus sampai akhir hayat kalian....

Jika kamu telah memiliki sepiring nasi dan lauk... pasti baik untuk kesehatanmu.
Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu tidak puas, coba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.
Kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang yang spesial.... yang membawamu kebaikan kepada dirimu.
Menyayangimu. Mengasihimu.
Mengapa kamu sia-siakan, coba membandingkannya dengan yang lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain Kamu juga yang akan menyesal..

Syukuri dan sayangi yang sudah ada padamu...